oleh: Mikael Fredi Indra
Papan direntangkan dengan pengikat dari balok yang tersembunyi.
Kuat dan terkesan ringan.
Ambalan yang satu ini agak beda. Ia tidak
menempel pada bagian dalam lemari. Namun, ia menggantung dan mengikat
pada dinding. Bahannya dari papan, yang diberi perkuatan pada bagian
dalamnya.
Ukuran ambalan, sekitar 15-20cm. Panjangnya, berkisar 40-80cm, atau hingga 120cm. Tebalnya, sekitar 4-6cm. Bahannya, bisa menggunakan multipleks yang mendapat finishing melamik, duko, atau HPL biasa.
Berikut tip memasangnya.
1. Siapkan Bahan Dasar
Anda dapat mengunakan ambalan yang terbuat dari boks dari multipleks. Alasannya, bahan tersebut relatif murah dan mudah dimodifikasi sesuai selera. Untuk menopang papan tersebut, Anda perlu membuat lubang pada satu sisi papan.
2. Gambar Posisi Penempatan
Anda perlu membuat letak penempatan ambalan. Tandai posisi ambalan tersebut, sesuai dengan kebutuhan. Pastikan letak ambalan agar aman dan tidak mudah terbentur. Sebaiknya, beri jarak dan tempatkan pada dinding yang jarang dilalui orang.
3. Sediakan P enyangga
Setelah letak ambalan ditentukan, Anda perlu membuat penyangga dari multipleks 12mm-15mm. Lubangi, satu sisi papan terlebih dahulu dengan menggunakan bor. Setelah itu, buatlah papan yang menjadi penyangga yang menyerupai huruf J. Tempatkan penyangga pada sudut 90° di tiap sisinya. Lekuk pendek pada bentuk J ini berfungsi sebagai pengait dan pengunci ambalan agar lebih stabil dan tak mudah goyah. Sedangkan lengan panjangnya berfungsi sebagai penyangga yang disekrup ke dinding.
4. Sambungkan A mbalan
Setelah penyangga masuk pada lubang, geser ambalan ke arah lekukan bebentuk J. Pastikan ambalan telah “terjepit” pada penyangga. Agar lebih kuat, pasang sekrup bawah ambalan hingga menmbus rangka.
Caption foto
01. Selain multipleks, Anda juga dapat menggunakan kayu solid sebagai ambalan. Agar nampak cantik, ambalan dapat difinishing dengan menggunakan cat duco.
sumber: iDEA Online
Foto: iDEA/Indra Zaka Permana
Desain: Eduard (Vindo Design)
Ukuran ambalan, sekitar 15-20cm. Panjangnya, berkisar 40-80cm, atau hingga 120cm. Tebalnya, sekitar 4-6cm. Bahannya, bisa menggunakan multipleks yang mendapat finishing melamik, duko, atau HPL biasa.
Berikut tip memasangnya.
1. Siapkan Bahan Dasar
Anda dapat mengunakan ambalan yang terbuat dari boks dari multipleks. Alasannya, bahan tersebut relatif murah dan mudah dimodifikasi sesuai selera. Untuk menopang papan tersebut, Anda perlu membuat lubang pada satu sisi papan.
2. Gambar Posisi Penempatan
Anda perlu membuat letak penempatan ambalan. Tandai posisi ambalan tersebut, sesuai dengan kebutuhan. Pastikan letak ambalan agar aman dan tidak mudah terbentur. Sebaiknya, beri jarak dan tempatkan pada dinding yang jarang dilalui orang.
3. Sediakan P enyangga
Setelah letak ambalan ditentukan, Anda perlu membuat penyangga dari multipleks 12mm-15mm. Lubangi, satu sisi papan terlebih dahulu dengan menggunakan bor. Setelah itu, buatlah papan yang menjadi penyangga yang menyerupai huruf J. Tempatkan penyangga pada sudut 90° di tiap sisinya. Lekuk pendek pada bentuk J ini berfungsi sebagai pengait dan pengunci ambalan agar lebih stabil dan tak mudah goyah. Sedangkan lengan panjangnya berfungsi sebagai penyangga yang disekrup ke dinding.
4. Sambungkan A mbalan
Setelah penyangga masuk pada lubang, geser ambalan ke arah lekukan bebentuk J. Pastikan ambalan telah “terjepit” pada penyangga. Agar lebih kuat, pasang sekrup bawah ambalan hingga menmbus rangka.
Caption foto
01. Selain multipleks, Anda juga dapat menggunakan kayu solid sebagai ambalan. Agar nampak cantik, ambalan dapat difinishing dengan menggunakan cat duco.
sumber: iDEA Online
Foto: iDEA/Indra Zaka Permana
Desain: Eduard (Vindo Design)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar